ABSTRAK: Penyakit udang yang diakibatkan oleh Vibriosis bersifat akut dan ganas, karena dapat memusnahkan populasi udang dalam tempo 1-3 hari sejak gejala awal tampak. Udang yang terserang sangat sulit untuk diselamatkan sehingga seluruh udang yang ada terpaksa dibuang atau dimusnahkan. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif pengobatan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang berasal dari tumbuhan maupun dari biota laut. yang berfungsi sebagai antibakteri dari jenis alga merah (Eucheuma cottonii).
Metode : Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas in vitro Flavonoid pada E. cottoni sebagai zat anti bakteri terhadap bakteri Vibrio harveyi. Perlakuan konsentrasi 1 %, 2%, 3 %, 4 %, 5 % dan 6 % dengan 3x ulangan. Parameter uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah diameter daerah hambatan yang terlihat di sekitar kertas cakram.
Hasil: Hasil yang diperoleh hubungan antara konsentrasi ekstrak E.cottoni dengan media TCBSA terhadap diameter daerah hambatan V.harveyi berbentuk kuadratik dengan persamaan garis : Y= 4.31 + 5.47x – 0.81 x2 dengan r = 0,092. Pada konsentrasi 3 % memberikan hasil diameter daerah hambatan rata-rata sebesar 15.37 mm. pada konsentrasi ini bakteri bersifat bakteriosidal.
Kata Kunci: Flavonoid, E.cottoni, Vibrio harveyi
Penulis: Arief Prajitno
Kode Jurnal: jpperikanandd070005

Share This :
comment 0 komentar
more_vert